Belajar Sosiologi Asyik dengan Game Edukasi Wordwall


Oleh : Oktavianti Lukmanasari, S.Pd. Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Baturetno – Wonogiri

Perkembangan teknologi digital khususnya media sosial membawa dampak yang signifikan terhadap perubahan dalam pola komunikasi. Pendidikan turut memberikan warna bagi variasi media pembelajaran bagi guru. Dalam pembelajaran sosiologi, media sosial dapat dimanfaatkan dalam mendukung tercapainya kompetensi dasar pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini diharapkan dapat membangkitkan motivasi peserta didik. Ketika mereka sudah termotivasi, keasyikan belajar mereka dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sosiologi.

Sosiologi merupakan materi berisi hafalan atau banyak terdiri dari konsep. Mata pelajaran sosiologi dipandang oleh sejumlah peserta didik sebagai mata pelajaran  membosankan. Muatan materi sosiologi menyajikan banyak teori dan konsep seperti mengandung konsekuensi kepada peserta didik untuk menuntut semuanya dihafal secara baik. Media pembelajaran yang membosankan semakin membuat mata pelajaran kurang diminati oleh peserta didik. Strategi inovatif sudah dilakukan, namun pada praktiknya operasionalisasi model pembelajaran kurang efektif sehingga guru banyak kembali menggunakan model pembelajaran konvensional seperti ceramah.  Hal ini mengakibatkan peserta didik tidak tertarik untuk belajar.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka penulis mencoba memberikan solusi. Solusi tersebut dapat membuat peserta didik merasa senang ketika belajar mata pelajaran sosiologi. Jika peserta didik merasa senang, materi sosiologi pun bisa diterima peserta didik dengan mudah. Nyatanya, materi berisi hafalan bisa menjadi menarik bagi peserta didik. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah dengan media pembelajaran game. Adapun salah satu jenis game yang dapat digunakan adalah wordwall.

Media Edukasi Wordwall merupakan aplikasi berbasis website yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran seperti kuis interaktif, memasangkan pasangan, acak kata, dan anagram. Ada banyak fitur yang dapat pilih sehingga memberikan banyak kemungkinan variasi dalam penyampaian materi ajar. Aplikasi ini menyediakan 18 template yang dapat diakses secara gratis. 

Dengan adanya variasi media dan gaya ajar, peserta didik menjadi tidak jenuh selama pembelajaran. Penggunaan aplikasi seperti Wordwall membuka ruang bagi siswa untuk berkreativitas dan berinovasi selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, tampilan pembelajaran yang sedap dipandang akan meningkatkan wibawa dan kepercayaan tenaga pendidik di dalam kelas.

Secara umum penggunaan media game edukasi wordwall ini diharapkan dapat memacu semangat peserta didik, meningkatkan rasa ingin tahu terhadap materi sosiologi yang sedang dipelajari. Di sinilah peserta didik dituntut untuk memiliki kepercayaan diri serta dapat memotivasi untuk menguasai materi pembelajaran. Jadi, belajar sosiologi bisa lebih asyik dengan game edukasi wordwall.

Oktavianti Lukmanasari, S.Pd.

Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Baturetno – Wonogiri

admin

Website Resmi SMA Negeri 1 Baturetno, Wonogiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *