SMA Negeri 1 Baturetno Gelar Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Tahun Pelajaran 2025/2026
Suasana pagi di lingkungan SMA Negeri 1 Baturetno pada Rabu (1/4/2026) terasa berbeda dari biasanya. Deretan ruang kelas tampak lebih sunyi dan tertib, seolah-olah dinding sekolah ikut menyimak setiap langkah peserta didik yang bersiap menghadapi Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak bersama seluruh SMA di wilayah Kabupaten Wonogiri dan berlangsung mulai Rabu, 1 April 2026 sampai Senin, 13 April 2026.
Asesmen Sumatif Akhir Jenjang ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII yang terdiri atas 11 rombongan belajar, mulai dari kelas XII.1 – XII.11 yang terbagi dalam 22 ruang ujian. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan di akhir jenjang sekolah menengah atas, karena hasilnya menjadi salah satu indikator capaian pembelajaran peserta didik selama menempuh pendidikan.
Sejak pagi hari, teras ruang ujian sudah dipenuhi oleh peserta didik yang datang dengan wajah penuh kesungguhan. Buku catatan di tangan mereka seolah menjadi sahabat setia yang menemani detik-detik terakhir sebelum ujian dimulai. Angin pagi yang berhembus lembut seakan membisikkan semangat kepada para peserta didik agar tetap percaya diri menghadapi ujian yang telah mereka persiapkan selama bertahun-tahun.
Pelaksanaan asesmen dimulai pukul 07.30 – 09.30 WIB untuk mata pelajaran pertama. Setelah itu, peserta didik melanjutkan ujian mata pelajaran kedua pada pukul 10.00 -11.30 WIB. Sistem ujian yang digunakan adalah paper test, dengan bentuk soal berupa Lembar Kerja Jawaban (LKJ) dan soal esai. Setiap ruang ujian diawasi oleh satu orang pengawas, dengan jumlah peserta antara 17 – 18 peserta didik di setiap ruang.

Selama pelaksanaan asesmen, suasana sekolah terasa sangat kondusif. Keheningan di dalam ruang ujian seakan berbicara tentang keseriusan para peserta didik dalam mengerjakan soal. Bahkan, deru kipas angin di kelas terdengar seperti ikut menjaga ketenangan agar konsentrasi para peserta tidak terganggu. Setiap lembar soal yang dibuka seolah menantang para peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang telah mereka pelajari selama tiga tahun terakhir.
Kepala SMA Negeri 1 Baturetno, Singgih Santoso, S.Pd., M.Pd.Si. menyampaikan tujuan dilaksanakannya asesmen ini tidak hanya untuk mengukur capaian hasil belajar peserta didik, tetapi juga sebagai salah satu syarat kelulusan, serta menjadi bahan umpan balik bagi satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, hasil asesmen juga digunakan untuk pemetaan mutu pendidikan dan sebagai dokumentasi capaian prestasi peserta didik selama menempuh pendidikan di SMA.

Di sela-sela waktu jeda antar ujian, pemandangan menarik terlihat di beberapa sudut sekolah. Kelompok-kelompok peserta didik tampak berkumpul sambil membuka buku dan berdiskusi ringan mengenai materi pelajaran. Hal ini menunjukkan betapa besar semangat mereka untuk memberikan hasil terbaik. Tekad para peserta didik bahkan terasa begitu kuat, seolah-olah mereka siap menaklukkan setiap soal yang tersaji di hadapan mereka.

Semangat belajar yang terpancar dari para peserta didik seakan memenuhi seluruh ruang sekolah. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa usaha dan perjuangan mereka selama tiga tahun belajar di SMA kini bermuara pada momen penting ini. Setiap jawaban yang mereka tuliskan bukan hanya sekadar hasil pemikiran sesaat, tetapi juga cerminan dari perjalanan panjang proses belajar yang telah mereka jalani.
Dengan terselenggaranya Asesmen Sumatif Akhir Jenjang, diharapkan seluruh peserta didik kelas XII dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hasil asesmen ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun untuk memasuki dunia kerja.
Bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Baturetno, kegiatan ini bukan sekadar ujian akademik semata, melainkan juga sebuah momentum penting yang menandai perjalanan akhir peserta didik di bangku sekolah. Harapannya, setiap usaha dan doa yang telah dipanjatkan dapat berbuah hasil yang membanggakan bagi peserta didik, sekolah, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.


